Jumat, 26 September 2008

Ada SBY, Macet Lagi

SIANG itu suasana di sekitar masjid Al Markas Al Islami seperti biasanya. Di sisi masjid berdiri lapak-lapak penjual majalah bekas. Orang-orang berlomba membolak-balik media. Sebagian anak-anak muda membawa sajadah, memakai songkok, mereka hendak sembahyang. “Ibu ada majalah Rolling Stone,” kata seorang perempuan
“Ada. Inie,” kata ibu si penjual, seraya menyodorkan.
“Kalau majalah ilmiah,”
“Habismi itu,”

Tiba-tiba beberapa kendaraan polisi berwarna putih, melaju cepat. Bunyi sirenenya menganggu telinga. Semua mata tertuju. Saya pun demikian. Kendaraan pete-pete (angkot) dan motor dipaksa menyingkir. Lalu, di depan gerbang masjid Al Markas, berbarislah polisi-polisi. Begitu rapi. Ada yang menenteng senjata. Jalan Masjid Raya lengang. Mungkinsebelumnya, tak pernah terpikir oleh warga Makassar jika wilayah dekat pasar Terong itu bisa begitu lapang. Hari itu, Presiden Susilo Bambang Yudoyhono akan salat jumat di Al Markas.

SBY ada di Makassar.